BANDARLAMPUNG, ESKANEWSM.COM – Walikota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau pembangunan fasilitas khusus penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) A. Dadi Tjokrodipo pada Selasa (4/11/2025).
Menurut Eva Dwiana, pembangunan fasilitas khusus penyakit dalam di rumah sakit daerah ini akan melalui beberapa tahap.
” Tahap pertama pembangunan sudah selesai. Dan insyaallah tahap kedua akan rampung pada Juli 2026,” ungkapnya.
Bunda berharap fasilitas ini bisa menjadi percontohan pelayanan kesehatan, bukan hanya di provinsi Lampung, tapi juga ditingkat nasional bahkan internasional.
“Warga Bandarlampung tidak perlu pergi jauh – jauh keluar negeri untuk berobat karena fasilitas terbaik kin bisa kita nikmati di kota sendiri,” harapnya.
Lanjutnya, agar fasilitas ini bisa langsung dinikmati masyarakat kota Bandarlampung, bunda Eva menekankan pembangunan fasilitas rumah sakit ini harus dirampungkan segera mungkin.
“Jangan lama-lama, bunda maunya lima bulan kelar gitu loh,” tegasnya.
RS Penyakit Dalam terdiri dari 10 Lantai

Pembangunan RS sepuluh lantai ini dimulai dengan peletakan batu pertama pada 2 Agustus 2025 dan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2026. Tujuan pembangunan ini adalah untuk meningkatkan layanan kesehatan agar masyarakat tidak perlu berobat ke luar kota.
Gedung itu nantinya akan difungsikan untuk dua kebutuhan utama. Lima lantai pertama akan difokuskan untuk layanan penyakit dalam, sedangkan lima lantai di atasnya untuk ruang perawatan pascaoperasi.
“Ini bentuk komitmen kita dalam meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Eva menyebut pembangunan ini ditujukan untuk memberikan akses layanan yang lebih dekat dan terjangkau bagi masyarakat, terutama warga kurang mampu.
“Kalau nggak mampu, gratis. Yang mampu, cukup bayar 20 persen saja,” tegasnya.










